Secara lugas, rumah compact bisa didefinisikan sebagai rumah terpadu yang didirikan diatas lahan terbatas. Biasanya, rumah compact berada di pusat kota untuk mensiasati mahalnya harga tanah. Jadi dari segi ukuran, rumahnya pasti lebih kecil. Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, bila ingin membuat rumah compact.

Desain yang simpel

Rumah compact meninggalkan ornamen yang tidak fungsional dalam desain rumahnya. Sehingga rumah terlihat lebih modern dan bahkan bisa terkesan industrial. Rumahnya pun harus memiliki bangunan tinggi, agar bisa mencukupi kebutuhan ruang.

Layout fungsional

Penataan ruang rumah compact harus diatur se-efisien mungkin. Biasanya ruangan yang ada memiliki fungsi lebih dari satu dengan menggunakan tehnik sliding door. Bahkan hampir tidak ada ruang yang kosong, termasuk dibawah tangga dan loteng.

Smart furniture

Furniture rumah compact dirancang built-in dengan tata letak ruang yang ada dan dirancang memiliki 2 sampai 3 fungsi. Sofa bed dan bunk bed adalah pilihan untuk memperbanyak tempat tidur, begitu juga tempat-tempat penyimpanan bisa dimaksimalkan pada area tangga dan loteng.

Smart home

Keuntungan memiliki rumah compact adalah tidak ribet dalam perawatan. Apalagi ditambah dengan perangkat smart home yang berbasis “internet of things“, pasti sangat membantu dalam aktifitas sehari-hari. Dikarenakan ukuran rumah compact yang mungil, jadi kalo mau upgrade ke smart home-pun tidak terlalu membutuhkan biaya yang tinggi.

Ramah Lingkungan

Rumah compact bisa mengubah gaya hidup seseorang menjadi lebih ramah lingkungan. Dikarenakan ruang terbatas, makanya sangat dihindari sekali penumpukan barang yang tidak terpakai atau sampah. Juga pencahayaan dan sirkulasi udara sebisa mungkin didapat secara alami.

Bagaimana, tertarik membangun rumah compact? Atau mau cari rumah compact yang sudah jadi. Coba aja cek di RumaHits.com.