Budget Bukan Masalah Dalam Memilih Rumah, Apa Mungkin?

Rumah adalah kebutuhan dasar setiap orang, apalagi bagi yang sudah berkeluarga. Namun, dalam proses pemenuhannya terkadang dibenturkan ke dalam beberapa persoalan, sehingga tersisa sedikit sekali pilihan untuk mencari rumah yang sesuai harapan.

Persoalan utama yang sering ditemui para pencari rumah, khususnya bagi kalangan muda berumur 20 sd. 30 tahunan adalah budget. Tidak jarang karena alasan ini, justru yang dilakukan adalah mempersempit pilihan yang sesuai keinginan. Seperti beberapa hal yang sering ditemui dibawah ini.

1. Lokasi
Memilih lokasi yang jauh kepinggir kota sering dilakukan para pencari rumah dengan alasan karena minimnya budget. Padahal hunian di pinggir kota memiliki konsekuensi jauh dari tempat kerja, jauh dari sanak famili, masih sepi dan biasanya akses transportasi juga masih sulit.

2. Spsesifikasi
Punya rumah besar dengan spsesifikasi yang bagus, dianggap bukan pilihan bagi yang memiliki budget terbatas. Padahal kebutuhan akan ruang pasti akan bertambah sejalan dengan bertumbuhnya keluarga.

3. Apartemen atau Rumah
Alasan budget juga yang mendasari kenapa seseorang memilih apartemen atau rumah tapak. Kedua-duanya punya kelebihan dan kekurangan. Tapi yang jelas, walaupun apartemen bisa lebih murah dari harga rumah, biaya pemeliharaan lingkungan apartemen biasanya lebih mahal.

Setidaknya persoalan itulah yang sering ditemui para pencari rumah pertama. Tapi bisakah kita mencari rumah yang sesuai keinginan, namun sesuai dengan kemampuan? Jawabannya pasti bisa, dengan memilih hunian primary atau indent. Kenapa rumah primary bisa mensiasati kemampuan dalam membeli rumah? Karena pada dasarnya setiap unit primary mempunyai karakter seperti dibawah ini:

1. Cara Bayar Fleksible
Hanya membeli unit primary, pencari rumah bisa menentukan cara bayar sesuai kemampuan. Pilihan cara bayar, biasanya ada cicilan bertahap ke developer, jangka waktunya ada yang sampai 36 bulan. Bisa juga dengan cara bayar KPR, karena masih indent biasanya juga masih bisa mencicil DP, jadi bisa lebih ringan lagi.

2. Promo Menarik
Beli rumah primary, paling enak dengan promo-promo menarik dari developer. Bahkan kalau sedang beruntung bisa mendapatkan undian utama. Promo bisa juga berupa cara bayar, misalnya promo harga cash cicil 24 kali tanpa bunga, dan lain sebagainya.

3. Harga Perdana
Membeli unit primary, khususnya untuk perumahan, bisa jadi masih berupa tanah kosong. Hal ini perlu kejelian menguasai masterplan dari perumahan tersebut, sampai mengenal betul developer yang membangun menjadi syarat mutlak dalam memilih perumahan. Sebab bila tidak, bisa berujung penyesalan. Akan tetapi membeli rumah sejak dari tanah kosong, biasanya lebih murah, apalagi kalau developernya punya rencana pengembangan lagi. Sudah pasti akan meningkatkan nilai properti yang sudah dibeli kedepannya.

Beberapa hal diatas yang bisa dirangkum dalam memilih unit primary. Setidaknya pencari rumah bisa diringankan dari cara bayar, promo, dan harga perdana. Sehingga dalam proses pemilihannya bisa lebih leluasa lagi.

Akan tetapi, dikarenakan indent setelah booking tentu saja harus menunggu sampai rumah jadi. Biasanya kalau untuk perumahan baru bisa serah terima antara 12 sd. 24 bulan. Tentunya penantian itu tidak akan lama apabila kita bisa memilih properti sesuai keinginan. Selamat memilih..

Tinggalkan Balasan